edelweissgreen

Just another WordPress.com site

Pencegahan paparan Radiasi

pada Januari 17, 2012

A.Handphone

HP/Handphone/ponsel merupakan alat komunikasi yang sangat vital bagi kehidupan manusia di jaman modern sekarang ini. Tanpa kita sadari ada bahaya yang di timbulkan dari penggunaan HP yang terlalu sering. Kita harus tahu betul apa akibat yang ditimbulkan dari radiasi HP apabila kita sering menggunakan HP. Radiasi adalah penyebaran partikel-partikel elementer dan energi radiasi dari suatu sumber radiasi ke medium atau tujuan sekitarnya. Energi radiasi dapat mengeluarkan elektron dari inti atom dan sisa atom menjadi bermuatan positif dan disebut ion positif. Sementara itu, elektron yang dikeluarkan itu dapat tinggal bebas atau mengikat atom netral lainnya dan membentuk ion negative. Gelombang yang dihasilkan oleh handphone dipercaya dapat menyebabkan gangguan kesehatan fisik dan mental, mulai dari yang ringan sampai yang berat.

WHO memberikan pernyataan perihal kemungkinan adanya hubungan antara telepon seluler dengan dua jenis tumor otak yaitu glioma dan acoustic neuroma atau yang lebih dikenal dengan istilah kanker. Sejak kabar tersebut mencuat maka terjadi kepanikan diantara pengguna ponsel. Namun ada cara-cara yang dapat dilakukan untuk dapat melindungi diri dari efek ini.

Efek mulai muncul pada orang-orang yang terus menerus menggunakan ponsel mereka (rata-rata) selama minimal 30 menit setiap hari. Jadi pencegahan utama yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi penggunaan ponsel.

berikut ini adalah cara untuk menghindari/ mencegah radiasi HP/ ponsel:

1. Jangan menelepon terlalu lama menggunakan hp, lebih baik memakai telepon rumah biasa yang memakai kabel karena bebas radiasi gelombang elektromagnetik.

2. Jeda Saat Melakukan Panggilan. Saat Anda menggunakan handphone tanpa headset, tunggu beberapa saat sampai panggilan Anda terkoneksi ke jaringan operator, baru kemudian tempelkan telinga ke speaker. Sedikit banyak hal ini bisa mengurangi efek radiasi.

3. Gunakan handsfree, headset, earphone atau speakerphone saat bicara dengan handphone agar menjauhkan radiasi dari otak yang berdekatan dengan telinga kita

4. Jauhkan hp yang aktif dari tempat tidur kita jangan sampai kita tidur dekat dengan hp untuk menghindari paparan radiasi terus-menerus di tempat yang sama.

5.  Jangan Masukkan HP di Saku Celana. Material bahan di celana kadang dapat menjadi konduktor yang cepat untuk radiasi, ketimbang reaksi ke bagian kepala. Salah studi mengungkapkan posisi handphone di saku celana, terutama dekat lipatan paha bisa berpengaruh pada kualitas sperma hingga turun 30 persen.

6. Beli hape yang memiliki RF Specific Absorption Rate atau SAR rendah di bawah 1,6 watt/kg agar radiasi yang dihasilkan tidak terlalu besar yang dapat mengganggu organ tubuh kita.

7. Jangan Gunakan HPdi Elevator. Elevator (Lift) telah menjadi standar fasilitas di gedung-gedung bertingkat. Elevator pun kini sudah banyak yang dilengkapi penguat sinyal oleh para operator. Namun ada pendapat untuk menunda bertelepon di dalam ruang metal tertutup, dalam hal ini adalah elevator dan kendaraan box. Alasannya aktifitas handphone dapat memicu hukum Faraday sehingga bisa menjebak radiasi yang dipancarkan dan di khwatirkan akibatnya berbalik ke pengguna.

8. Jauhi teman atau orang yang berada di sekitar kita yang sedang bertelepon ria dalam jangka waktu lama agar kita tidak terkena imbas radiasi ponsel milik orang lain.

9. EMF Protection. Gunakan perangkat baik handphone ataupun lainnya dengan validasi EMF (electronic filed) protection. Salah satu yang mencuat saat ini seperti pemanfaatan bio energy. Radiasi EMF dapat bersifat kumulatif pada tubuh Anda, wujud yang paling mudah dilihat yakni biological stress.

10.Jika memiliki fixed line maka sebaiknya gunakan telepon fixed line.

11.Gunakan sms pengganti telepon.

12.Upayakan untuk penggunaan ponsel seminimal mungkin di daerah yang memiliki rendah sinyal seperti di daerah pedesaan.

13.Jangan biarkan anak-anak kecil menggunakan ponsel kecuali jika diperlukan. Radiasi dapat menembus lebih dalam karena tengkorak mereka masih berda dalam tahap pengembangan.

14.Jangan menutup daerah di mana antena internal dengan tangan Anda, sebab jika antena internal ditutupi maka gelombang akan meningkt untuk mencari sinyal yang tepat.

15.Gunakan ponsel 3G. Sebab ponsel 3G memancarkan gelombang radio yang lebih rendah ke otak.

B.Komputer

Berikut ini ada beberapa tips untuk mengurangi efek radiasi komputer.

1. Jaga jarak komputer dengan mata, minimal 50 cm.

2. Atur posisi monitor, sehingga atas monitor sejajar dengan mata. Letakkan layar komputer 15-20 derajat di bawah pandangan mata (sekitar 4-5 inci) diukur dari pusat layar dan sekitar 20-28 inci dari mata.

3. Atur pencahayaan sehingga tidak ada pantulan cahaya yang menyilaukan. Untuk membantu meringankan beban mata, jaga agar cahaya mengarah langsung ke benda atau sesuatu yang Anda baca, bukan mata. Atur posisi layar komputer dengan cara mengurangi pantulan dari silau cahaya dekat jendela atau lampu di atas kepala.

4. Berkediplah lebih sering untuk menjaga mata agar tidak kering (minimal 5 menit sekali). Berkedip lebih sering membuat air mata membasahi seluruh indera penglihatan. Secara alami airmata merupakan obat mata.

5. Gunakan filter monitor yang bagus untuk mengurangi radiasi.

6. Sekali-kali menolehlah ke arah pandangan yang jauh untuk mengendurkan ketegangan di mata.

7. Setiap 2 – 3 jam, beristirahatlah sekitar 5 menit untuk mencegah keletihan mata dan juga badan dari radiasi (misalnya, pergi ke kamar kecil).

8. Jika sering menggunakan komputer milik orang lain yang tidak ada filter monitornya (misalnya anda presentasi di tempat lain), cobalah pakai kacamata dengan lensa khusus untuk mengurangi radiasi komputer.

9. Makanlah vitamin A agar mata senantiasa sehat. Vitamin A bisa dari wortel, susu, sayuran berwarna hijau, dan sebagainya.

10. Ada baiknya jika mengganti monitor CRT yang tebal dengan monitor LCD yang lebih tipis. Karena monitor LCD selain pemakaian wattnya lebih kecil ( hanya 60% dari CRT) juga radiasinya lebih rendah. Jadi lebih aman bagi mata.

11.Aturan 20/20/20.Apabila pekerjaan Anda menghabiskan waktu lama di depan sebuah perangkat digital gunakan teknik 20/20/20. Setiap 20 menit, luangkan waktu sekitar 20 detik untuk melihat sesuatu yang berjarak 20 meter dari tempat duduk. Aktivitas tersebut memungkinkan mata untuk beristirahat.

C.Nuklir

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa manusia tidak pernah lepas dari radiasi, baik itu radiasi alami maupun radiasi akibat perbuatan manusia. Setiap tahun tiap orang terpapar sekitar 3 milisievert (msv). Sievert adalah satuan untuk menyatakan dosis radiasi. Sebanyak 80 persen dari paparan radiasi itu berasal dari alam. Sebanyak 19,6 persen lainnya muncul dari efek medis dan sekitar 0,4 persen sisanya karena radiasi buatan manusia. Faktor penyebab manusia terpapar radiasi adalah secara langsung menghirup atau menelan zat radioaktif. Salah satunya adalah radiasi nuklir. Bisa terjadi karena adanya reaktor nuklir yang bocor. Paparan radiasi nuklir sangat berbahaya bagi kesehatan. Untuk itu diperlukan cara-cara untuk mencegah paparan radiasi nuklir.

Bila sebuah reaktor nuklir sudah dinyatakan terjadi kebocoran harus dilakukan penanganan sesuai dengan skala kecelakaan yang terjadi sesuai standar Internasional. Semua masyarakat dalam jangkauan tertentu harus segera dievakuasi dari resiko terkena paparan tersebut. Bagi semua orang yang telah berada dalam erea daerah paparan harus segera dilakukan skrening tes adanya kontaminasi radiasi dalam tubuhnya. Bila terdapat masyarakat yang terkontaminasi harus segera diisolasi dan dilakkan perawatan dan pemantauan kesehatannya.

Semua masyarakat dalam paparan bencana kebocoran reaktor nukklir sementara belum diungsikan harus tinggal di dalam rumah dan tidak boleh menyalakan AC untuk mencegah kontaminasi dengan udara luar. Masyarakat juga dilarang mengkonsumsi air kran, sayuran, buah-buan atau bahan makanan yang telah terkontaminasi dengan udara luar.

Pemberian garam Yodium diyakini dapat mencegah resiko terjadinya kanker saat terjadi paparan radiasi. Menurut WHO pil potasium iodida hanya akan diberikan jika dampak radiasi sudah dirasa membahayakan. Karena, pil tersebut tidak bisa dikonsumsi secara sembarangan. Pil Iodium meningkatkan kadar jenuh kelenjar tiroid dalam tubuh sehingga bisa mencegah pembentukan iodin radioaktif. Pembentukan iodin radioaktif karena paparan radiasi nuklir inilah yang bisa memicu kanker. Iodium bukan antidot radiasi, apalagi antikanker. Tetapi hanya salah satu faktor yang bisa meredam dampak buruk radiasi dalam tubuh.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: